Pages

Tuesday, June 4, 2013

EPIC

By : Daniel Effendie

Directed By: Chris Wedge
Cast: Amanda Seyfried, Jason Sudeikis, Colin Farrell, Josh Hutcherson, Aziz Ansari, Steven Tyler, Beyonce Knowles, Pitbull, Christoph Waltz
Synopsis:
Setelah ibunya meninggal, seorang gadis bernama MK pindah tinggal di rumah sang ayah yang sudah lama tidak ditemuinya. Sama halnya dengan sang ibu, MK merasa ayahnya kurang perhatian dan hanya mengejar obsesinya menemukan para leafman, manusia- manusia mini yang menjaga kelestarian hutan.
MK yang awalnya tidak percaya mau tidak mau harus merubah pendapatnya setelah dirinya secara ajaib masuk ke dunia para leafman. MK pun terlibat peperangan antara leafman dan para Boggan.
Review:


Jika ada film yang trailernya bisa menipu mungkin Epic salah satunya. Trailernya yang kerap diputar di bioskop tanah air sama sekali tidak memikat minat saya untuk menonton. Lagu theme song yang terlalu boring dan adegan yang sepertinya dipaksakan keindahannya menjadi alasan terkuat. Namun ternyata semua di luar dugaan. Film ini cukup menarik untuk disaksikan.
Adalah Chris Wedge, orang di balik kesuksesan franchise Ice Age yang membuat Blue Sky Studios menjadi salah satu studio animasi sukses. Wedge kali ini mengangkat kisah rekaan William Joyce yang sudah cukup terkenal, The Leaf Men and The Brave Good Bugs.


 
Jika film animasi sekarang kerap memilih tema yang agak dewasa, dalam arti cerita yang rumit, Wedge lebih memilih mengangkat cerita yang sederhana dan mudah dicerna oleh anak- anak. Sebenarnya kisah semacam ini sudah kerap diangkat di berbagai kisah fantasi; tentang manusia yang tidak menyangka ada satu dunia lain yang tinggal berdampingan dengan dunianya dan mau tidak mau ikut ambil bagian penting dalam dunia tersebut. Sebut saja film semacam serial Harry Potter, The Chronicles of Narnia, dan Arthur and The Minimoys.

Salah satu faktor kuat dari film ini adalah jajaran pengisi suara yang kompeten. Selain bintang- bintang top lintas genereasi macam Josh Hutcherson, Amanda Seyfried, Colin Farrell, dan Christoph Waltz, film ini turut didukung oleh biduan- biduan ngetop di jajaran pengisi suaranya. Sebut saja penyani R&B Beyonce Knowles, rapper Pitbull, serta Rocker gaek Steven Tyler. Hampir keseluruah pengisi suara menyuarakan perannya dengan pas. Bahkan chemistry antara satu karakter dan lainnya pun terasa cukup kuat. Di antara semua pengisi suara, saya paling terkesan dengan Waltz dan Tyler yang menurut saya paling menonjol dan pas dengan karakter yang dibawakannya.



Sayangnya, mungkin dikarenakan film ini memilih cerita yang mudah diterima anak- anak, bagi penonton dewasa dengan mudah dapat melihat plothole yang bertebaran di sana- sini. Seperti ketidakkonsistenan dalam hal penggambaran mahluk fantasi yang bisa bergerak lebih cepat dibandingkan mahluk alam lainnya. Namun bagi saya pribadi plothole itu masih bisa dimaklumi mengingat target audiens yang untuk anak- anak. Setidaknya adegan- adegan lagapun dibuat cukup seru.
Akhir kata sebagai sebuah tontonan keluarga yang ringan, Epic bisa dijadikan pilihan. Penggabungan antara kisah Arthur and The Minimoys, Avatar, Honey, I Shrunk The Kids, serta The Lord of The Rings saga membuat kisah animasi ini terasa cukup epik.

No comments:

Post a Comment